Desa Paksebali Ubah Semak Belukar Jadi Taman

29 November 2016
Category:
Berita Terbaru
Comments: 0

Desa Paksebali membuat gebrakan dengan mengubah lahan kosong bersemakbelukar tak terawat menjadi taman. Animo masyarakat untuk mengunjungi taman ini pun relatif tinggi.

Rata-rata dalam sehari mencapai 50 pengunjung. “Taman desa ini sudah kita garap sejak 2015, dibangun di atas lahan desa seluas 2,5 are,” ujar Perbekel Paksebali I Putu Ariadi. Taman tersebut tepat berada di sebelah utara Lapangan Desa Paksebali. Kata Ariadi, selain untuk menarik minat wisatawan, taman ini juga untuk mempercantik wajah desa agar lebih asri. Sebelum ditata, lahan tersebut dipenuhi semak belukar. Kini nampak lebih hijau dengan rumput dan beberapa tanaman hias dan bunga. “Kita menata secara bertahap,” kata Ariadi.

Sejauh ini pihaknya belum melaunching taman tersebut, lantaran masih kekurangan mesin pompa air dan lampu taman. Kendati demikian pengunjung yang datang cukup tinggi, namun masih didominasi oleh wisatawan lokal untuk menghabiskan waktu bersantai di sore hari. Diantaranya, siswa, berfoto prewedding, maupun kunjungan dari warga setempat. “Dana pengelolaan taman ini bersumber dari pajak dan retribusi di desa,” ujar Ariadi.

Disamping itu, Desa Paksebali juga melakukan penataan Tukad Unda, Klungkung, seperti menyediakan dua buah perahu bebek, membuat teras dan lainnya. Hal ini mendapatkan apresiasi dari Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Desa Paksebali belum ditetapkan sebagai desa wisata, namun sudah memiliki spirit untuk membangun desa wisata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *